kaulah teman pertamaku ...
dari dunia yang lain ...
sama sekali berbeda
dengan apa yang ku jalani
ketika aku mengenalmu ...
mendengar namamu
tak pernah kulihat sekalipun
sorot matamu
ketika aku lebih mengenalmu ...
kulihat sorot matamu ...
tajam dan menyajukkan
menusuk kalbu ...
ketika aku sangat mengenalmu
ku tahu akan dirimu
akan lembut sentuhaan tanganmu
dan kebaikan hatimu
ketika aku mulai jauh darimu
barulah aku tahu ...
betapa aku sangat mencintaimu
tulus dari lubuk hatiku
ketika aku sangat jauh darimu ...
barulah aku tahu ...
betapa aku merindukanmu ...
betapa aku mengharapkanmu
ketika aku sama sekali jauh darimu ..
barukah aku tahu ...
betapa aku sangat tersiksa
atas cintaku padamu
ketika aku mulai melupakamu ...
dan segala kenangan tentangmu
betapa aku ingin kembali
pada masa dahulu
ketika aku sama sekali melupakanmu
dan segala kenangan tentangmu ...
barulah aku tahu
ternyata kau begitu dekat denganku
ketika kau melihatku
dan sorot mata kita bertemu ...
aku tertunduk malu ...
mengrnang kenangan masa lalu
katika aku mulai dekat denganmu lagi
barulah aku tahu
perasaanku yang dahulu
sama sekali tak pernah pudar
ketika kusadari lagi rasa itu
dan aku dan dirimu kembali bertemu ...
barulah aku tahu
bunga cinta di hatiku tak pernaah layu
ketika kusadari betapa dekatnya aku dan kamu
barulah aku tahu kenyataan tentangmu
bahwa kau telah berbeda
kau tak seperti dahulu
ketika ku tahu siapa yang selalu di sisimu ...
barulah aku tahu betapa resahnya aku
resah akan kebenaran rasaku
bahwa aku masih mengharapkanmu
ketika aku berfikir lagi tentangmu ...
hatiku gundah gulana ...
bertnya ...
'akankah kenangan masa lalu bergulir kembali ...?'
ketika aku tahu bahwa itu tak mungkin terjadi
aku selalu berdoa
agar kau selalu bahagia
dan kutemukan pengganti dirimu ...
( amin ... amin ... amin ... )
Rabu, 03 Maret 2010
beribu pertanyaan menggema dalam hati ... bertanya 'mungkinkah kau kembali ?'
sejak itu kita tak lagi bicara
namun pernah sekali aku brtanya
dan kau juga bertanya
singkat ...
hanya sepatah dua patah kata
kini kita kemballi tak saling bicara
hanya duduk tanpa bertatap muka
termenung dalam keheningan jiwa
terrdiam dalam keheningan hati
terlarut dalam lautan mati
tanpa kata dan bahasa
hanya saling memandang
tanpa senyum dan keriangan
sekejap saja ...
kenangan yaang tlah berlalu
kembali membersit dalam fikiran
mambuaatku ingin ...............
ingin kkembali kke massa itu
dimana kau dan aku saling menatap
tersenyum dan bercanda
saling menghibur dan bergembira
aku ingin ... ingin sekali ...
bersamamu lagi ...
selamanya dalam keabadian
namun kenyataannya tak sejalan
tak seperti yang ku inginkan
semua tlah brubah ...
baik aku dan kamu serta kenangan masa lalu
tak ada lagi yang tersisa
bahkan air matapun tlah sirna ...
P.S.ungkapan hati ini hanya untuk seseorang nun jauh diseberang sana
namun pernah sekali aku brtanya
dan kau juga bertanya
singkat ...
hanya sepatah dua patah kata
kini kita kemballi tak saling bicara
hanya duduk tanpa bertatap muka
termenung dalam keheningan jiwa
terrdiam dalam keheningan hati
terlarut dalam lautan mati
tanpa kata dan bahasa
hanya saling memandang
tanpa senyum dan keriangan
sekejap saja ...
kenangan yaang tlah berlalu
kembali membersit dalam fikiran
mambuaatku ingin ...............
ingin kkembali kke massa itu
dimana kau dan aku saling menatap
tersenyum dan bercanda
saling menghibur dan bergembira
aku ingin ... ingin sekali ...
bersamamu lagi ...
selamanya dalam keabadian
namun kenyataannya tak sejalan
tak seperti yang ku inginkan
semua tlah brubah ...
baik aku dan kamu serta kenangan masa lalu
tak ada lagi yang tersisa
bahkan air matapun tlah sirna ...
P.S.ungkapan hati ini hanya untuk seseorang nun jauh diseberang sana
Langganan:
Postingan (Atom)
